✨ ABAD KE-6 hingga KE-7: Lahirnya Dinasti dan Kerajaan Nusantara ✨
📜 612 M – Wretikandayun, putra dari Resi Guru Manikmaya, mendirikan Kerajaan Galuh, sebuah kekuatan baru yang tumbuh di tanah Sunda bagian timur.
👑 628 M – Tahta Tarumanagara beralih ke Linggawarman. Ia menikahkan dua putrinya, satu dengan Tarusbawa (Penguasa Sunda), dan satu lagi dengan Dapunta Hyang (Raja Sriwijaya), membentuk aliansi besar antarkerajaan.
🌊 632 M – Di pesisir utara Jawa, berdiri Kerajaan Kalingga di Jepara, konon didirikan oleh Bhanu, seorang perantau dari negeri Kalinga di India Timur.
⚜️ 648 M – Kartikeyasinga naik takhta, meneruskan pemerintahan Kalingga dengan bijaksana.
🧘 664 M – Seorang biksu dari Tiongkok, Huining, datang ke Kalingga untuk bertemu Resi Jhanabhadra, mencatat kemakmuran dan kebijaksanaan negeri itu.
⚔️ 669 M – Tarumanagara runtuh, terpecah menjadi dua kekuatan besar yaitu Sunda dan Galuh.
🏞️ 671 M – Prabu Wiragati mendirikan Kerajaan Saunggalah di Kuningan, sebagai wilayah bawahan Galuh.
👸 674 M – Maharani Shima, sosok perempuan tangguh dan bijaksana, naik tahta di Kalingga, terkenal karena hukum dan keadilannya yang keras terhadap korupsi dan ketamakan.
🌏 686 M – Sriwijaya memperluas kekuasaan hingga pesisir barat Jawa. Tarusbawa mundur ke pedalaman dan mendirikan pusat kerajaan baru di Pakuan Pajajaran (Bogor), sementara Banten dan Jakarta jatuh ke tangan Sriwijaya.
🌺 695 M – Di masa senjanya, Ratu Shima membagi Kalingga menjadi dua bagian yaitu Kalingga Utara (Mataram) dan Kalingga Selatan (Sambara), menandai lahirnya dinasti baru di tanah Jawa.
#SejarahNusantara #KerajaanGaluh #Kalingga #Sriwijaya #Tarumanagara

Tidak ada komentar:
Posting Komentar